#5 Memahami dan Mengkonfigurasi Virtual Trunking Protocol(VTP)

Assalamualaikum

Vlan Trunking Protocol (VTP) adalah suatu methode untuk membuat vlan yang sama dibeberapa switch atau bisa disebut stacking tapi bukan berarti vtp itu stacking ya 😆 maksudnya seperti stacking yang managementnya terpusat di satu perangkat yang dinamai masternya kalo di vtp itu server(mantapkan padahal baca vtp tapi paham juga stacking kalian 😁) jadi kita misalnya punya 3 switch nah mau disetting vlan, dan vlannya itu sama semua disitulah peran vtp, 1 switch untuk server 2lainnya untuk client yang mana hanya menerima settingan vlan dari server jadi kita hanya tinggal setting vlannya di switch server itu nanti 2clientnya akan mendapatkan pembaruan settingan dari switch. Dalam VTP ada yang dinamakan VTP domain ini hanya sebuah penamaan yang mana nanti untuk sebuah tanda pengenal bagi client dan server yang mana nanti server akan menyebarluaskan informasi vlannya itu ke perangkat yang berdomain sama, jadi ini wajib sama dan semua perangkat yang terhubung ke servernya wajib trunk, server ke client maupun client ke client wajib trunk, Trunk adalah suatu penghubung antar switch dan switch maupun switch dengan router atau antar perangkat perantara, bukan untuk perangkat akhir(end device) jadi misalnya di router1 itu di setting dhcp untuk vlan tertentu nah setting vlannya kan di switch terus yang mendapatkan dhcpnya itu end device jadi end device(PC) terhubung ke switch dengan mode access vlannya(bila belum mengerti mode access silahkan baca tentang ngelab vlan diblog ini), terus switch terhubung ke router dengan mode trunk karena router akan mengirimkan informasi tentang dhcpnya itu dengan melewati trunk(semoga ngerti 🙏).

Mode VTP

1. Mode Server : nah ini mode dah diomongin dari atas kan, ini mode yang jadi pusat konfigurasinya, jadi nanti perangkat yang menggunakan mode server ini yang harus dikonfigurasi dan akan menyebarluaskan informasinya ke mode client.

2. Mode Client : dari namanya juga pasti ngerti harusnya 😀 perangkat yang menggunakan mode ini yang akan menerima informasi tentang vlan dari server dan akan otomatis menyesuaikan dengan server berapapun vlannya.

3. Mode Transparant : nah jadikan bila client dan server itu ada penghalang 1 switch atau 2 switch nih dan 2 switch itu yang jadi penghalang, kalian tidak ingin setting server kalian tersebar ke 2 switch penghalang itu, nah switch penghalang itu jadikan mode transparant jadi tidak akan mendapatkan informasi apapun dari server meskipun begitu tetapi tetep domain harus sama karena kalo beda masih bisa sih server dan client terhubung tetapi akan ada notif missmatch dan itu terus-terusan 😁, dan kelebihan Mode transparant ini dia bisa membuat vlan sampe ke extended vlan yaitu vlan 1006 sampai 4094

VTP Version

1. Versi 1 : versi ini versi yang paling lawas(iyalah lawas orang versi pertama hahaha) dan sepertinya diversi ini semuanya seperti yang diatas(default), biasa saja.

2. Versi 2 : versi ini kelebihannya adalah support token ring(vlan 1005 sampe 1006)

3. Versi 3 : nah ini versi yang mantap hahha, dia bisa membuat vlan sampe extended vlan yaitu 1006 sampe 4094, dan ini dipelajarinya di CCNP Switching

Konfigurasi VTP


1. Pertama setting interfacenya di S0 sebagai trunk terlebih dahulu dengan cara masuk ke konfigurasi interface yang akan dihubungkan ke S1 dulu setelah itu ketik perintah "switchport mode trunk"

2. Kemudian setting vtpnya, pertama setting domain menggunakan perintah "vtp domain [domainnya]" lalu setting mode ke mode server untuk di S0 menggunakan perintah "vtp mode server"

3. Sekarang setting S1, seperti biasa setting terlebih dahulu interface yang terhubung ke switch lain ke trunk, untuk yang fastethernet 0/1 itu seharusnya tidak perlu disetting karena defaultnya itu DTP(Dynamic Trunking Protocol) yang mana akan secara otomatis mengikuti mode yang neighbornya pakai, bila neighbornya memakai trunk maka akan otomatis trunk dan bisa otomatis digunakan, bila access maka akan otomatis ke access tetapi lebih baik disetting manual.

4. Lalu setting vtp domain dan modenya untuk S1 kita setting ke mode transparent dengan perintah "vtp mode transparent"

5. Setting S2 seperti yang diatas, dengan vtp mode client



6. untuk pengetesan kita coba buat 1 vlan di switch server, di mode global configuration dengan perintah "vlan 20" kemudian kasih nama "name [namanya]", lalu cek dengan perintah "do sh vlan brief"

7. Cek di S1 dan S2 dengan perintah yang sama "show vlan brief" dan di S1 ga ada vlan yang baru karena modenya transparent yang tidak menerima, dan di S2 ada berarti berhasil



8. coba di S1 ganti domainnya ke yang lain dengan perintah "vtp domain [domainnya]" dan pasti akan ada error mismatch karena tidak sinkron dengan domain neighbornya




Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "#5 Memahami dan Mengkonfigurasi Virtual Trunking Protocol(VTP)"

Post a Comment

No Link Aktiv